Me Time bersama Eternaleaf


Beberapa hari ini mood saya sedang ga bagus, makanya blog inipun cukup terlantar. Ada beberapa postingan yang terpaksa masih diam di draft karena saya benar-benar ga ada mood untuk menyelesaikannya. 

Mood yang ga bagus ini berubah menjadi rileks begitu saya mencoba produk personal care yang baru saja diterima. Memang salah satu cara saya untuk memperbaiki mood adalah dengan meluangkan satu hari untuk "me time" supaya setelahnya bisa fresh dan bisa segera menyelesaikan hal-hal yang tertunda.
Minggu lalu saya mendapatkan kiriman satu box produk personal care berisikan dua bath shower, moisturizing shampoo dan body lotion. Namanya "Eternaleaf", sebuah produk perawatan tubuh yang terbuat dari essence buah merah Papua. Buah merah Papua ini hanya bisa tumbuh di Papua dan memiliki kandungan anti oksidan tertinggi. Buah tersebut juga mengandung Beta Carotene, Alpha Tocopherol, Selenium, dan Omega 3, 6 dan 9 yang dapat memberikan manfaat yang baik bagi kulit tubuh dan rambut.
Kandungan dalam tiap botol Eternaleaf

Produk yang pertama saya coba adalah Eternaleaf Body Bath, kemasannya berbentuk tabung plastik transparan. Isinya 250 ml, untuk ingredients dan keterangan lainnya ada di foto detail di bawah ini ya. Sebelum dipakai jangan lupa buka dulu seal di balik tutupnya.
Ingredients Eternaleaf Body bath
sealed :)
Kemarin saya sempat kesulitan mengeluarkan isi sabun ternyata gara-gara seal bagian dalam belum dibuka. πŸ˜…

Teksture si sabun sebenarnya dari luar kemasan sudah bisa dilihat, kental dan berwarna orange. Cukup tuangkan sedikit ke tangan/ shower puff, lalu oleskan keseluruh tubuh yang telah dibasahi. Wanginya khas dan langsung bikin mood jadi bagus. Dan karena dia paraben free, alcohol free serta silicon free, setelah dibilas tidak membuat kulit badan jadi kering.

Setelah badan fresh, sekarang saatnya membuat bagian kepala juga fresh. Produk kedua yang saya coba adalah Eternaleaf Moisturizing Shampoo. Sebenarnya saat ini saya agak selektif dengan shampoo, menghindari yang memiliki kandungan dimethiconol karena sedang memperbaiki tekstur rambut yang rusak akibat bleaching. Nah waktu cek ingredients dari Eternaleaf Moisturizing Shampoo ini saya bahagia sekali, karena dia silicon free yang artinya aman untuk dipakai. Yay!πŸ˜†

Kemasan Eternaleaf Moisturizing Shampoo sama seperti sabun mandinya, detail ingredientsnya juga bisa kamu cek di foto di bawah. Untuk si shampoo warnanya lebih ke arah merah jingga, dan menurut tulisan di kemasannya bisa menjadikan rambut lebih halus alami. Menarik banget untuk dicoba di rambut saya yang cukup kering ini.
Ingredients Eternaleaf Moisturizing Shampoo

Tekstur Eternaleaf Moisturizing Shampoo
Setelah dicoba teksturnya tidak terlalu kental, mirip seperti shampoo pada umumnya. Begitu diusapkan ke rambut, tidak terlalu banyak busa yang dihasilkan namun wanginya menyenangkan. Selesai dibilas dan dikeringkan, rambut rasanya jadi lebih halus. Begitu setelah seharian diruangan ber-AC pun rambut masih terasa halus dan ringan, meski halusnya belum seperti yang diinginkan. Tekstur rambut saya memang terlalu kering, masih tetap butuh dipasangkan dengan conditioner yang pas untuk dapat "moist" yang dimau.
Kondisi rambut setelah pakai Eternaleaf Moisturizing Shampoo
Produk terakhir yang saya coba adalah Eternaleaf Body Lotion, dari sisi kemasan agak berbeda dengan dua produk sebelumnya. Botolnya berwarna putih, tadinya saya sempat mengira isinya juga putih. Namun setelah saya coba ternyata untuk lotion botol yang digunakan tidak transparan.
Ingredients Eternaleaf Body Lotion
Tekstur lotionnya
Isinya masih tetap sama 250ml, dan bentuk kemasan sama hanya warna yang berbeda. Tekstur lotionnya lebih cenderung padat, butuh sedikit effort untuk mengeluarkan isinya.
Warna produknya orange dan begitu diaplikasikan ke kulit tidak butuh waktu lama untuk meresap juga tidak lengket.
Ketika diaplikasikan ke kulit
Secara keseluruhan yang paling saya suka dari produk Eternaleaf ini adalah karena dia paraben free serta silicon free, pas sekali dengan kebutuhan saat ini. Dari sisi produk, ketiganya memiliki wangi yang khas, sepertinya memang dari aroma buah merah Papua. Saya sendiri akan repurchase si shampoo, soalnya sampai saat ini belum ada produk lain dengan harga lebih terjangkau yang cocok dengan rambut kering ini. Saya juga menunggu mereka mengeluarkan varian "travel size" supaya mudah ketika dibawa traveling.

Oh iya produk yang saya dapatkan merupakan special package, dimana satu box nya berisikan empat macam item. Kalau kamu tertarik untuk mencoba salah satunya, ada juga yang dijual terpisah kok. Untuk cek harga bisa langsung check di web ini ya.

Tertarik untuk mencoba rangkain produk Eternaleaf ini?

-----
Eternaleaf
Awaken Your Best Beauty
Instagram | Website

Dapatkah kita merencanakan kebahagiaan?


Can we buy happiness? Sering kita mendengar ini begitu klise. Bahwa uang bukanlah segalanya. Demikian juga dengan kebahagiaan yang katanya tidak bisa diukur dengan uang. 

Pernah gak suatu saat kita menyeberangkan seorang nenek di jalan? Atau membantu lansia yang sedang kesusahan menurunkan koper dari cabin pesawat? Ini hal sederhana, tetapi ketika itu terjadi saya yakin dalam bentuk apapun, semua pihak berbahagia. Si lansia akan merasa terbantu, kita yang membantu pun ada kebahagiaan tersendiri. 

Hal apa yang membuatmu bahagia? Saya yakin semua punya definisi sendiri tentang bahagia. Mungkin ada yang bahagia jika berhasil membuat suatu karya yang fenomenal dikenang orang banyak. Ada yang bahagia ketika bisa berkunjung ke suatu negara yang selama ini hanya diketahui dari buku bacaan. Atau ada yang bahagia bisa mengantar orang tuanya Naik Haji, misalnya. Semuanya berbeda, semua punya standar masing-masing. Jika kemudian ingin menjawab pertanyaan Can we buy happiness? Jawabannya kita butuh semacam alat ukur yang setara untuk semua kebahagiaan itu. Jawaban yang saya dapatkan adalah uang. Uang bisa membeli kebahagiaan, meskipun dengan standar kebahagian yang berbeda-beda.

Sampai di sini, tak sedikit yang akan mendebat atau mencibir dengan mengatakan istilahnya mata duitan atau matre. Tetapi saya kembali kepada bahwa kebahagiaan itu sangat personal. Dan satu hal, dengan hidup yang sebenarnya begitu singkat, kita perlu merencanakan kebahagiaan itu.

Caranya? Sederhana, saya memiliki semacam bucket list yang akan saya penuhi setiap tahun. Meskipun kadang tak semua berjalan sesuai rencana, bucketlist itu akan membantu saya menikmati kesuksesan-kesuksesan kecil saat mencapainya satu per satu. 

Saya pernah berkeinginan mengajak mama ke Bali, yang mungkin dengan uang tabungan mama bisa saja ke sana setiap minggu pun. Tetapi perasaan bahagia tak bisa dilukiskan jika uang yang dipakai untuk mengantar mama adalah hasil menabung dari keringatku sendiri. Ini yang saya katakan menciptakan kebahagiaan. Ada rencana yang dibuat, usaha untuk mewujudkan dan ketika hal tersebut tercapai, saya bahkan sampai saat  ini masih ingat bagaimana senyuman mama saat akhirnya menginjak pulau dewata. Ini yang saya sebut kebahagiaan. 
Seperti yang Bank CIMB Niaga lakukan dengan brand promise terbaru untuk para nasabahnya. Berupaya untuk selalu dekat dan mengantisipasi setiap kebutuhannya sesuai dengan perkembangan di setiap aspek kehidupan. Ada empat segmen yang dituju, mulai dari anak muda, keluarga, business banking dan priority banking. Memberikan makna lebih tentang sebuah pencapaian, bahwa sukses itu lebih dari sekedar materi. Bahwa setiap keluarga bisa menjadi keluarga yang lebih mapan, aman dan nyaman dengan bantuan produk dan layanan yang ada di CIMB Niaga. Seperti orang tua saya, yang selalu terbantu dengan kemudahan transaksi yang ditawarkan oleh CIMB Niaga.

BerBLANJA Tanpa Batas mungkinkah?


Blanja.com e-commerce yang hadir sejak tanggal 8 Desember 2014, berbekal 5 fondasi (talent, operations, platform, product dan seller) berusaha memberikan kenyamanan dan kemudahan berBLANJA bagi pelanggannya. Saat ini BLANJA.com hadir dengan wajah baru  untuk bersaing dengan pasar ecommerce di Indonesia.

Di tanggal 29 Maret 2017 kemarin, Blanja.com memperkenalkan tampilan barunya kepada media dan blogger. Dengan tema #BlanjaTanpaBatas Blanja.com menyediakan lebih dari 500 juta produk (ASLI Indonesia, Branded dan ebay) yang ditawarkan. Blanja.com juga mendapatkan dukungan penuh dari PT Telkom Indonesia, Tbk yang memiliki sekitar 200 juta pelanggannya, serta e-commerce kelas dunia yaitu eBay.


Apa saja fitur yang ditawarkan oleh Blanja.com? Mulai dari Super Deals, serba 30rb-an, dan beragam promo lainnya. Setelah melihat tampilan terbarunya, saya cukup suka karena mudah sekali mencari barang yang dibutuhkan. Malah jadi sering mengecek ada promo Deals apa setiap hari. Oh iya buat kamu yang penasaran seperti apa visual terbarunya, silakan langsung mengunjungi Blanja.com ya. Selamat #BlanjaTanpaBatas!


*window shopping ke Blanja.com





Nongkrong Asik di Melly's Garden


Melly's Garden adalah salah satu tempat nongkrong asik di Jakarta Pusat yang selalu ramai dikunjungi setiap malam. Saya sebenarnya copas kalimat pertama tadi dari Aryan sih. πŸ‘€Pertama kali saya ke Mellys Garden Cafe adalah ketika diajak untuk mencoba menu makan siangnya. Nah di sana saya baru tau kalau ternyata Melly's Garden ini cukup dikenal dikalangan orang yang suka nongkrong malam.


Lokasinya ada di Jl. Kebon Sirih, bersebelahan dengan Jl. Jaksa. Biasanya Melly's Garden lebih dikenal sebagai pub dan tempat makan yang ramai menjelang malam hingga dini hari. Sejak tahun 2009 Melly's Garden banyak menyajikan minuman beralkohol, makanya pengunjung yang diperbolehkan masuk juga hanya yang sudah berusia 21 tahun ke atas.
Nah sekarang ternyata cafe ini juga bisa dinikmati siang hari. #WarungkopiMellys namanya, menyajikan menu bagi para penikmat kafein. Menu makanannya cukup beragam dan ada dua area yang ditawarkan buat kamu menikmati siangmu. Area outdoor dan indoor bisa kamu pilih ketika berada di #WarungKopiMellys , piknik lucu di tengah kota Jakarta bisa sesimple itu didapatkan. πŸ˜‚


Ruangan outdoornya ga terlalu besar, tapi cukup lah buat 20 orang piknik bersama. Gelar kain alas dan duduk-duduk kayak kami ini. Untuk bagian indoor, ruangannya berbentuk memanjang dengan deretan meja kayu dan bangku-bangku besi serta cahaya lampu pijar dan jendela yang berjajar.

Menu andalannya Warung Kopi Melly's Garden adalah Sop Buntut yang rasanya gurih banget, dagingnya juga lembut gampang lepas dari tulangnya.  Ini sop buntut pesanannya Aryan sih, jadi nyesel ga pesan menu yang sama. πŸ˜•
Sop Buntut endeus pesenan Aryan

Fish and Chips, Ketan Durian, Avocado blend
Cordon Bleu & Platter

Waflle ice cream
Kami lebih banyak pesan menu yang berbeda karena ingin saling mencicip. Menu yang saya pilih lebih ke menu dessert dan ice blended karena siang itu matahari sedang terlalu terik. Dehidrasi banget pingin minum yang serba es rasanya. Oh iya dibagian coffee bar ada stoples kecil yang berisikan biji kopi. Dari mulai Java Preanger Gunung Tilu, Bali Kintamani, Flores Bajawa, Toraja Kalosi, Sumatera Arabica Gayo, Aceh Gayo, Brastagi Karo, Tanah Karo Marinate, Arabica Sumatera, Sumatera Pea Berry, Arabica Sumatera Blue Batak dan Arabica Sumatera Honey. 


Cocktail Jello Vanilla
Menu dessert yang saya pesan kebetulan Waffle Ice Cream, wafflenya lembut banget dan dipadukan dengan ice cream jadi lembut manis di lidah. Aryan juga memesan Cocktail Jello yang berupa Jelly dengan kuah fla yang mengandung rum. Ada dua pilihan saus fla, vanila dan cokelat. Kami sih pesan keduanya karena penasaran sama rasanya. Saat ditelan rasa manis danhangat rum langsung terasa ditenggorokan, dipadukan dengan minuman susu cokelat bikin perut kekenyangan senang.



Buat yang masih penasaran dengan Warung Kopi Melly's Garden, bisa cek tulisan Aryan dan Mbak Terry. Oh iya mereka ada promo nasi rames juga, tapi karena kami sudah kekenyangan jadinya ga pesan deh.

-----
WARUNG KOPI MELLY'S GARDEN
Jl. Kebon Sirih Timur Dalam no.37-39
Menteng, Jakarta Pusat
Jam buka: 06.00 - 03.000
InstagramTwitter




Petualangan di Kota Baru Parahyangan


Bulan Februari yang lalu, akhirnya saya bisa melepaskan penat sejenak dengan berpiknik. YAY!

Lokasi yang kami tuju adalah Kota Baru Parahyangan, letaknya ada di Bandung Barat. Kota Baru Parahyangan adalah proyek berskala kota pertama yang ada di area Bandung Raya. Didalamnya akan menampung segala fasilitas dan fungsi perkotaan.


Dari Jakarta, Kota Parahyangan dapat ditempuh dalam waktu sekitar tiga jam perjalanan. Hari itu kami cukup beruntung karena cuacanya cerah sekali, cocok banget buat piknik. Sampai di lokasi kami langsung diarahkan ke Bumi Pancasona.


Bumi Pancasona merupakan sebuah klub olahraga, dibangun di atas lahan seluas 1,7 ha dan dilengkapi dengan sarana olahraga yang cukup banyak.  Mulai dari kolam infinite pool dengan pemandangan langsung ke danau, gym, lapangan basket, bulutangkis, futsal hingga panahan.

Di sana kami tidak sempat mencoba olahraganya karena waktu yang terbatas dan masih harus berkeliling dan melihat-lihat ada apa saja di Kota Baru Parahyangan ini. Usai berkeliling Bumi Pancasona, kami berpindah lokasi menuju ke pusat kuliner yang menjadi andalan di Kota Baru Parahyangan.


Bale Pare The Shop and Dine Experience merupakan pusat kuliner dengan nuansa alam yang menyenangkan. Ada sembilan restoran dan enam kafe yang menyediakan berbagai menu yang menarik untuk dicoba. Kemarin kami dijamu oleh salah satu restoran yang ada di sana, nama tempatnya adalah Planet Drinks. Kami yang sebelumnya cukup lelah langsung semangat begitu memilih menu yang ingin dipesan. 
Mix Grill
Menu andalan di Planet Drinks adalah Iga Bakar dan jus stroberi, namun karena sudah banyak yang pesan menu tersebut akhirnya saya memilih untuk mencoba menu lain. Pesanan saya hari itu adalah Mix Grill and Sirloin Steak. Kalau sudah pergi beramai-ramai ya, pasti saling coba menu makanan. Saya sempat mencoba pesanan sop buntut milik eno, dan iga bakar milik ifan. (ketauan maruk)HAHA
Sop Buntut
Ada dua jenis sop buntut yang disediakan oleh Planet Drinks, digoreng atau dibakar. Keduanya sama-sama dihidangkan dengan nasi putih, emping dan semangkuk kuah hangat yang gurih. Iga bakar disajikan bersama kentang dan sayuran. Beberapa iga yang dilumuri bumbu, daging yang gurih, pantas saja banyak yang suka dengan menu ini. Mix grill cocok banget buat kamu yang sedang "sangat lapar", porsinya lumayan berat buat saya. Fillet daging ayam, sosis ayam dan potongan daging sirloin dilumuri dengan saus bumbu yang gurih pedas. Lengkap dengan kentang dan sayurannya juga. 

Perut sudah kenyang, sekarang saatnya melihat-lihat tipe rumah yang ditawarkan oleh Kota Baru Parahyangan. Kami sempat ditunjukkan beberapa rumah contoh, yang pertama didatangi adalah rumah contoh Nagatirta Wanoja di Tatar Naganingrum. Rumah ini konsepnya modern minimalis, luas bangunannya 278/305 m2. Rumah keluarga dengan empat kamar tidur plus satu kamar untuk ART dengan pembagian ruangan yang bagus. Suka banget lihat rumah dengan jendela besar-besar gini, semua cahaya matahari bisa masuk.
Salah satu kamar di rumah contoh

Salah satu rumah contoh yang ditawarkan
Rumah contoh kedua adalah Subang Tirta Asri yang letaknya di Koridor Bandoeng Tempo Doeloe. Konsep rumah kedua ini lebih seperti rumah di Bandung tempo dulu. Begitu masuk ke rumah ini, langsung jatuh cinta sama susunan ruangannya juga taman di dalam rumahnya. Ini adalah salah dua dari 17 tatar yang dipasarkan di Kota Baru Parahyangan lhoh. Semua hunian di Kota Baru Parahyangan dibangun dengan sistem cluster yang memiliki sistem keamanan 24 jam. Penamaan clusternya diambil dari nama-nama tokoh legenda rakyat Pasundan. Kalau mau lihat tipe rumah lainnya, bisa langsung ke website KBP saja ya. 
Tunggu ya :)
Tempat singgah selanjutnya adalah Mason Pine Hotel, review soal hotel ini sepertinya akan saya buat satu postingan sendiri saja ya. Sekalian melengkapi postingan di sini. πŸ‘€ 
Jadi kami satu rombongan diinapkan di hotel Mason Pine yang merupaka hotel resort bintang empat. Di Mason Pine pengunjung disuguhi pemandangan alam pedesaan dan fasilitasnya lengkap, trus kemarin kami diinapkan dengan fasilitas VIP. Bahagia banget ples norak. πŸ˜‚

Sebelum menutup sore, kami sempat mampir ke salah satu cafe yang bernama Ekuator Coffeenery. Sumpah ya ga ada kenyang-kenyangnya kalau pergi berombongan. Lokasinya ada di salah satu ruko yang ada di Kota Baru Parahyangan. Selain kopi, menu andalan mereka adalah Mojitos, dan sore itu saya memesan Mojitos Strawberry. Awalnya kami masih sempat menolak untuk memesan makanan, karena rasanya masih cukup kenyang. Namun semua berubah begitu satu persatu mulai ada yang memesan camilan, langsung satu piring diserbu orang banyak. Menu yang kami pesan mulai dari Spicy Fire Wings, Pinneapple Waffle, dan beberapa kentang goreng. Lapar apa doyan ya? πŸ˜‚


Selesai di foto langsung berebut makan :|
Sebelum kembali ke Hotel, kami mampir sebentar ke Masjid Al Irsyad Satya. Masjid ini dibangun di atas lahan seluas 1 Ha yang jadi satu dengan Al Irsyad Satya Islamic School. Masjid ini dirancang oleh Bapak Ridwan Kamil yang memang seorang arsitek. Konsep masjidnya berbentuk kubus yang terinspirasi oleh Ka'bah yang ada di Masjidil Haram. Begitu masuk ke masjid, langsung tampang ruang terbuka di seberang ruangan. Tempat mimbar berbentuk minimalis, didekatnya ada kolam yang di tengahnya terdapat sebuah bola dengan kaligrafi bertuliskan Allah. Lampu-lampu yang ada di dalam masjid kalau malam akan menampilkan bayangan Asmaul Husna alias nama-nama Allah.

Esok hari begitu check out dari hotel kami disambut dengan hujan deras. Padahal hari itu sudah dijadwalkan akan ke Sundial Puspa Iptek. Sundial merupakan Gedung Jam Matahari terbesar di Asia Pasifik yang memiliki dua bidang dial horisontal dan vertikal. Namun ya karena cuaca tidak mendukung, terpaksa batal kesana. Hiks.

Secara keseluruhan, kami senang sekali dengan piknik ke Kota Baru Parahyangan ini. Lumayan buat sedikit menghilangkan penat. Kamu sudah pernah mampir ke Kota Baru Parahyangan?