#365post,

Saat harta berlimpah

Friday, May 28, 2010 Linda Leenk 9 Comments

Sifat dasar manusia yang tidak pernah puas kadang membuat dirinya pada posisi yang salah, terlalu bernafsu hanya demi harta dan kedudukan sehingga lupa apa dan siapa dirinya sebelumnya.
Kisah klasik memang,dan inilah yang terjadi dihadapan saya sekarang.
Dulu sewaktu keluarga kami masih tinggal di rumah dinas (sebut saja keluarga X) ini merupakan salah satu teman dekat mama papa.
Keluarga X mempunyai 2 anak perempuan,dan mereka berdua ya teman main saya.
Tahun berganti,sampai papa akhirnya pensiun. Keluarga X masih bekerja di kantor yang sama dengan papa, bisa dibilang si X ini berkarir. 
Sudah jelas pasti,setelah papa pensiun,ada jarak dari segi materi yang dimiliki orang tua saya dan keluarga X. 
Tapi yang saya tidak habis pikir,hubungan baik ini terkikis hanya karena jarak tersebut. Istri si X yang bisa dibilang terlalu menganggap remeh,dan benar2 kurang beretika (menurut saya) meski pada orang yang lebih tua.
Tanpa ingin menghancurkan hubungan yang sudah hampir memburuk ini,akhirnya mama memilih menjauhi istri si X, ya sama saja kami sudah tidak berhubungan lagi dengan keluarga X.
Kenapa malah menjauh? untuk menghindari hubungan buruk ini terisi dengan kebencian..
Dan beberapa hari yang lalu,telepon genggam saya berbunyi,dan istri si X ini menelpon meminta tolong sesuatu ke saya. Saya sih ga masalah,meski disayangkan beliau menghubungi saya hanya ketika terdesak butuh..
dan entah kenapa,tiba2 beliau batal meminta bantuan saya,dan tanpa konfirmasi apa2...(padahal saya sudah mempersiapkannya)..

tante,apa tante ingat...dulu tante sudah saya anggap mama kedua bagi saya...tapi apa tante masih menganggap saya anak?

gambar dari friendster


You Might Also Like

9 comments:

  1. hadeuh... yang sabar yah say..manusia emang kadang suka gitu..inget kalo pas susah doank.. *hugs*

    ReplyDelete
  2. Nice can be visite this blog.....Good blog and good post

    ReplyDelete
  3. sangat disayangkan kondisi seperti itu. kenapa materi membuat jarak? ah, terlalu sombong orang2 seperti itu. dunia cuman sementara ini...

    Sabar ya, Lin.

    ReplyDelete
  4. tenang mbak...semua pasti menuai hasilnya..kita berbaik sangka saja :)

    ReplyDelete
  5. Linda,
    sebelumnya maaf ga ada maksud buat ngeguru'in dirimu, manusia itu banyak sekali macam juga sifatnya, salah satunya si X yang nyebelin itu, berbeda jauh dengan Mamamu..pasti beliau orangnya ga banyak bicara ya ??? beliau tipe mengalah dan aku setuju dengan sikap beliau itu. Tentang si X biarlah nanti waktu yang akan ajari dia, bahwa tak semuanya bisa dia dapatkan dengan cara atau fikiran dia, itu saja dan ini moga menjadi pembelajaran kita semua.

    Kita tukeran alamat blog ya de...jabat erata buatmu

    Salam - Satrio

    ReplyDelete
  6. hal itu memang sering terjadi.

    ReplyDelete
  7. @ocha i'm fine now...
    kmrn2 sih sempet agak kecewa aja..
    @chugy thanks
    @zulhaq tapi justru malah yg seperti ini bisa nunjukin aslinya orang itu kan?miris aja..kasian anak2nya..pdhl mreka baik
    @angeldutz iya say :)
    @satrio iya,makanya saya bilang,klasik banget..dan mmg sering terjadi di kehidupan nyata..
    @noto :)

    ReplyDelete
  8. dunia selalu berputar. kadang kita di atas kadang kita terlalu jauh di bawah. yah emang sifat dasar manusia untuk saling membenci ataupun mengasihi. tergantung kita memlilih yg mana.

    ReplyDelete
  9. ya sudahlah orang seperti itu jangan diambil pusing. jaga jarak aja sama dia

    ReplyDelete