Chill Test,

Gigi dan Saya

Tuesday, October 23, 2012 Linda Leenk 9 Comments

Kalau kata lagu sih mendingan sakit gigi daripada sakit hati..
Saya ga mau milih ah, sama-sama ga enaknya. :|
Pernah bermasalah dengan gigi? Saya donk ...pernah #banggayangsalah

Beberapa permasalahan gigi mulai dari gigi yang grigis, gigi berlubang, dan yang paling parah gigi patah. Patah? iya beneran patah, saya juga kaget waktu tiba-tiba gigi saya patah :|
Kejadiannya kira-kira lebih dari setahun yang lalu, saya sedang menemani yang lagi ngidam wisata kuliner di Jogja. Waktu itu kami berhenti di warung makan belut, di daerah Bantul. Makanan yang disajikan belut goreng dengan sambal khasnya. Belutnya empuk, tapi tiba-tiba saat mengunyah saya merasakan ada yang tidak beres dengan gigi saya. Tadinya masih berharap itu tulang, tapi sepertinya tulang belut ga sebesar itu. Saya perhatikan lagi, dan benar itu patahan gigi geraham saya. Kenapa bisa patah? Bagian dalam patahan gigi tersebut terlihat keropos, dan saat itu saya menyesal telah mengacuhkan kebersihan gigi. :( 


Sejak saat itu, saya jadi agak paranoid kalau makan, takut kalau tiba-tiba ada gigi lain yang patah. Namun ternyata, permasalahan gigi yang lain tetap saja muncul. Selama proses pengobatan gigi geraham yang patah tadi, saya jadi memperhatikan betul apa yang saya makan, namun tidak dengan apa yang saya minum. Pernah suatu kali, saya minum es dan ngilu lah gigi saya. Tindakan preventif yang bisa saya lakukan, mulai menghindari minuman dingin yang memicu ngilu di gigi, juga lebih berhati-hati mengunyah makanan.

Tapi itu hanya bertahan beberapa bulan, selanjutnya mulai lagi saya bandel dengan gigi saya. Lalu apa hasilnya? Gigi saya jadi suka ngilu! :|

Baiklah, ini mulai tidak beres. Perubahan gaya hidup selama di ibukota cukup mempengaruhi gigi saya ternyata, dan saya mulai mencari informasi untuk meredakan ngilu di gigi saya tersebut. :|

Beruntunglah ada undangan  Sensodyne® Blogger Meet Up, di Portico Senayan City tanggal 7 Oktober 2012 lalu. Saya banyak mendapat informasi terkait dengan permasalahan gigi saya tadi.





Gigi Anda Ngilu?

Saya sering merasakan ngilu di gigi yang ternyata gigi saya sensitif. Untung bukan orangnya yang sensitif, tidak sedang PMS juga sih. #kriuk

Kenapa bisa ngilu? 

Ternyata rasa ngilu pada gigi sensitif disebabkan oleh rangsangan dingin dan panas karena terjadinya penipisan lapisan email gigi maupun penurunan gusi.
(Langsung ingat pernah menganiaya gigi dengan bakso panas dan es teh :| )
Rasa ngilu sering muncul saat terkena rangsang panas, dingin, manis maupun asam. Oya, kadang saat menyikat gigi saya sering tiba-tiba ngilu di gigi, padahal sudah pakai sikat gigi yang soft. :|
Dan ternyata menyikat gigi yang terlalu kuat juga dapat mengikis email gigi dan penurunan gusi  yang menyebabkan rasa ngilu tersebut.


Sensitive Teeth
 45% orang  di Indonesia merasakan ngilu karena gigi sensitif saat mengonsumsi makanan/minuman dingin, panas, manis, ataupun asam. Kemudian tercatat 52% orang tidak menyadari bahwa mereka memiliki gigi sensitif tanpa memeriksakannya ke dokter gigi. (lpsos Indonesia, 2011)

Gigi sensitif merupakan permasalahan pada gigi yang berbeda dengan kelainan gigi lainnya. Berbeda dengan kondisi saat gigi berlubang, dimana rasa nyeri yang timbul umumnya terasa berkepanjangan dan dapat timbul tanpa rangsangan.

Oh baiklah, jadi inilah yang terjadi pada gigi saya . *nunduk*


Bagaimana cara mendeteksi gigi sensitif? 

Ada cara mudah untuk mendeteksi apakah gigi kita sensitif atau tidak. Cukup dengan Chill Test , yaitu dengan meminum air putih yang sangat dingin. Airnya jangan langsung ditelan, tapi dibiarkan beredar di sekeliling rongga mulut, sambil mendeteksi bagian mana yang dirasakan ngilu. Saya sudah mencobanya, dan merasakan ngilu di bagian gigi geraham saya. :|


Gigi sensitif (hipersensitivitas dentin) adalah sensasi yang dirasakan ketika saraf di dalam dentin gigi terekspos lingkungan, bervariasi mulai dari iritasi hingga rasa ngilu yang intens dan menusuk. Sensasi dapat dipicu oleh udara dingin, tekanan udara tinggi, pengeringan, gula, asam, atau tekanan pada gigi


Lalu apa solusinya? bagaimana cara menyembuhkan gigi sensitif ini?



Solusi untuk gigi sensitif adalah dengan menyikat gigi secara rutin menggunakan pasta gigi khusus gigi sensitif. Sensodyne® merupakan pasta gigi yang  diformulasikan khusus untuk gigi sensitif dan dapat memberikan perlindungan dari rasa ngilu pada gigi sensitif.

Sensodyne® sebagai pakar perawatan gigi sensitif selama lebih dari 50 tahun berkomitmen untuk memberikan edukasi berkelanjutan mengenai gigi sensitif, baik kepada komunitas media maupun masyarakat. Program tersebut diberi nama "Sensodyne Expert Corner".


Program Sensodyne Expert Corner ini penting, kenapa? Karena angka penderita gigi sensitif sendiri semakin tinggi, namun tidak kebanyakan dari mereka tidak menyadarinya dan misspersepsi bahwa nyeri dan gangguan akibat dari gigi sensitif tersebut tidak akan berdampak serius nantinya. Gigi sensitif sendiri dapat terjadi pada siapapun, kebanyakan berada pada rentan usia produktif 20-50 tahun, yang salah satu penyebabnya adalah gaya hidup dan pola kebiasaan sehari-hari yang kurang baik. (ngaca, iya itu saya :| ) 


Melalui program Sensodyne Expert Corner ini, Sensodyne menyediakan informasi seputar gigi sensitif mulai dari penyebab, dampak , mitos fakta , serta solusi perawatan. Informasi tersebut bisa didapatkan di Pojok Edukasi Sensodyne  di beberapa titik kota-kota besar di Indonesia (Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Solo dan Surabaya). Wajib datang nih kalau ada di kotamu. :)

Saya jadi mendapatkan banyak ilmu disini, dan kebiasaan saya suka menyepelekan kegiatan menyikat gigi inilah yang membuat gigi saya seperti sekarang. Tapi tamparan paling keras, memang pada saat gigi patah itu, syok lihat isi dalam gigi saya. :| Baiklah, saya harus mengganti pasta gigi saya dengan Sensodyne.
Varian pasta gigi Sensodyne ada bermacam-macam:


Sensodyne® Protect & Repair 
Sensodyne Repair & Protect
Sensodyne Repair Protect ini akan membantu membentuk kembali lapisan mineral gigi yang alami sehingga melindungi area gigi yang sensitif. 

Sensodyne® Total Care


Sensodyne Total Care
Sensodyne Total Care akan memberikan perlindungan dan perawatan menyeluruh untuk gigi sensitif sekaligus membersihkan plak pada gigi serta memberikan perlindungan dari gigi berlubang.


Pasta gigi Sensodyne® Fresh Mint
Sensodyne Fresh Mint
Selain untuk memberikan perlindungan dari rasa ngilu pada gigi sensitif dan memberikan perawatan untuk mencegah gigi berlubang, aroma fresh mintnya segar! (lagi mencoba pakai yang ini :D )

Sensodyne® Gentle Whitening


Sensodyne Gentle Whitening
Sensodyne Gentle Whitening berfungsi memberikan perlindungan dari rasa ngilu pada gigi sensitif sekaligus mengembalikan warna putih alami pada gigi. (putih alami gigi ya, bukan putih cling seperti habis di bleaching)


Sensodyne® Gum Care

Sensodyne Gum Care

Sensodyne Gum Care ini memberikan perlindungan dari rasa ngilu pada gigi sensitif sekaligus memberikan perlindungan pada gusi.




Pasta gigi Sensodyne® Cool Gel 
Sensodyne Cool Gel
Sensodyne Cool Gel memberikan perlindungan dari rasa ngilu pada gigi sensitif sekaligus memberikan kesegaran pada mulut.(Saya sudah coba yang ini juga)



Pasta gigi Sensodyne® Original

Sensodyne Original Flavour

Sensodyne Original diformulasikan khusus untuk gigi sensitif. Mengandung Strontium Chloride yang terbukti secara klinis memberikan perlindungan dari rasa ngilu pada gigi sensitif.

 

Sensodyne® Rapid Relief
Sensodyne Rapid Relief
Sensodyne Rapid Relief memiliki formulasi khusus yang dapat membantu sumbatan di dalam dentin gigi yang terbuka. Sensodyne yang ini dipercaya memberikan perlindungan dari rasa ngilu dengan cepat, dengan cara dioleskan langsung di area yang ngilu pada gigi sensitif.

Banyak ya varian Sensodyne ternyata ^^. Saya sih masih agak labil memilih varian mana yang cocok buat saya. :| Oh iya, Sensodyne ini tidak direkomendasikan untuk anak usia dibawah 12 tahun dan kasus gigi sensitif juga jarang ditemukan pada anak-anak usia tersebut.

Untuk yang akan melakukan proses pemutihan gigi (bleaching), dianjurkan untuk menggunakan Sensodyne pada dua minggu sebelum dan selama proses pemutihan gigi, untuk melindungi gigi dari timbulnya sensitivitas.


Penemuan terbaru Sensodyne adalah yang Sensodyne Repair and Protect, pasta gigi ini bekerja dengan teknologi NovaMin atau strontium asetat untuk memberikan perlindungan area gigi sensitif. Bahasa awamnya, dalam pasta gigi Sensodyne yang terbaru ini, ada kandungan zat didalamnya yang akan menggantikan kalsium yang hilang di gigi, membentuk kembali lapisan mineral gigi secara alami untuk melindungi area gigi sensitif.





Acara Sensodyne® Blogger Meet Up oleh dua narasumber yaitu drg Yudha Rismanto dan drg, Ariandes Veddytaro 
( yang suka ada di iklan Sensodyne itu loh ^^, yang paling kiri  itu Ernest Prakasa sebagai moderatornya.

Ada tidak cara untuk mencegah terkena gigi sensitif?

Ada!! Caranya adalah dengan:
1. Sikat gigi dengan benar
Gunakan sikat gigi dengan bulu yang halus serta tidak menyikat gigi terlalu keras. Menyikat gigi terlalu keras malah akan mengikis lapisan email gigi. :(

2. Mengurangi makan/ minum yang bersifat asam
Sebenarnya boleh, namun porsinya jangan berlebihan, juga menghindari konsumsi makanan dan minuman yang ‘ekstrim’ langsung bergantian (dingin-panas-asam).

3. Rutin secara berkala memeriksakan gigi ke dokter gigi.
Sebaiknya minimal enam bulan sekali yah.

4. Menggunakan pasta gigi yang tepat.
Akan lebih baik bila menggunakan pasta gigi khusus gigi sensitif untuk pencegahan, contohnya Sensodyne. Rasanya mungkin memang berbeda dari pasta gigi biasanya, namun kandungan dalam Sensodyne ini akan memberikan perlindungan pada area gigi sensitif.



Semua yang hadir di Sensodyne® Blogger Meet Up, Portico Senayan City Jakarta

Beberapa MITOS dan FAKTA mengenai gigi sensitif:
Mitos :
1. Gigi sensitif bukan kondisi yang permanen dan bisa diobati
2. Gigi sensitif bukan diakibatkan cara sikat gigi yang salah
3. Sensodyne sudah hadir menawarkan solusi perawatan gigi sensitif selama 25 tahun
4. Untuk mengetahui pasti menderita gigi sensitif, harus melalui pemeriksaan oleh dokter gigi
5. Pasta gigi reguler juga memiliki kandungan yang bisa merawat gigi sensitif


Fakta :

1. Saat ini Sensodyne memiliki tujuh varian produk pasta gigi (Rapid relief, Fresh Mint, Gentle Whitening, Gum Care, Cool Gel, Original Flavor, dan Total care)
2. Gigi merupakan jaringan terkeras di tubuh manusia, bahkan lebih keras dibandingkan tulang
3. Tidak perlu konsultasi ke dokter gigi terlebih dulu untuk mengetahui kondisi gigi sensitif atau tidak
4. Pasta gigi sensitif dapat digunakan bagi yang tidak bergigi sensitif sebagai langkah preventif
5. Selain untuk merawat gigi sensitif, Sensodyne varian fresh Mint sekaligus dapat mencegah gigi berlubang



Jadi bagaimana kondisi gigi anda? Sudah coba chill test nya?
Jaga kesehatan gigi ya...
Kalau kata drg. Andes ' Gigi itu seperti mutiara, tapi tolong perlakukan seperti berlian. Kalau sudah hilang, baru nanti menyesal“ . Ah iya, saya sudah pernah sekali menyesali kebiasaan buruk saya dalam merawat gigi, sekarang sudah paham donk bagaimana harus merawat gigi. :D *senyum manis*






Source:
http://sensodyne.co.id/

update:


Akhirnya karena penasaran, kemarin saya coba varian Sensodyne yang Sensodyne Repair & Protect. Dari segi kemasan, varian terbaru ini agak berbeda dari varian yg sebelumnya. Setelah saya coba menyikat gigi dengan menggunakan pasta gigi ini, rasanya beda. Entah karena tersugesti dengan penjelasan zat yang terkandung dari Sensodyne Repair & Protect ini, tapi sepertinya sih tidak. :)) Rasanya hangat di mulut ketika menyikat gigi dengan varian baru ini, dan mint nya berasa banget. Saya sudah menemukan varian Sensodyne yang paling cocok buat saya (untuk saat ini) . yay!! *joget-joget*

You Might Also Like

9 comments:

  1. kalo giginya ga rapi, ngaruh ga ya ke sensitivitas gigi?

    ReplyDelete
  2. ejie..ternyata meet up ma sensodyne :D
    sensodyne bisa ngebalikin geraham2ku yg dah dicabut ndak ya..
    mau dong, meet up di Semarang :P

    ReplyDelete
  3. Jadi, lebih mending sakit gigi sensitif atau punya pacar yang sensitif mbak? #OOT
    #ditendang

    ReplyDelete
  4. @billy gigiku sebelumnya baik2 aja sih bill #testimonidariyggiginyagarapi

    ReplyDelete
  5. @Bunsal harus ikutan kalau ada di Semarang,dijamin ga bakaln nyesel! :))

    ReplyDelete
  6. pertanyaan Brama blm dijawab loh lin *ditampol*

    ReplyDelete
  7. Jadi sampe tgl 7 okt kemarin belum pernah sikatan ya, ck ck ck

    ReplyDelete
  8. Kamuh bahagia bener di gigi ituuuu :D
    Hihihi

    ReplyDelete
  9. *setrum brama & didut*

    @endik penarikan kesimpulannya (҂⌣_⌣)/||

    Mba eka..seneng habis jajan dr pasar indonesia sih mba :))

    ReplyDelete