#kptenunwarnawarni #pacificpaint #75thpacificpaint,

#Lingtrip: Belanja Sarung Buton di Kampung Tenun Warna Warni Baubau

Monday, July 16, 2018 Linda Leenk 10 Comments


Dua minggu yang lalu saya sempat menutup bulan Juni dengan perjalanan penuh tawa ke daerah Sulawesi Tenggara, tepatnya di kota Baubau. Sebenarnya saya sengaja datang lebih dahulu dari rombongan demi bisa sedikit bersantai, dan dipostingan kali ini kita bahas tentang Kampung Tenunnya dulu saja ya.

KOTA BAUBAU
Butuh sekitar enam jam perjalanan lewat udara (termasuk transit) untuk menuju kota Baubau ini. Kemarin perjalanan saya dimulai dari Jakarta - Makassar - Baubau



Kota Baubau terletak di Pulau Buton, Sulawesi Tenggara dan kota ini merupakan peringkat ke- 8 kota terbesar di Sulawesi berdasarkan jumlah populasi penduduknya.  Biasanya kalau mendengar kata Sulawesi Tenggara, orang akan berpikir tentang wakatobi. Nah ternyata ada kota bernama Baubau di pulau Buton yang memiliki beberapa tempat wisata budaya maupun alam yang menarik buat dikunjungi.


KAMPUNG TENUN WARNA WARNI

Sama seperti daerah lain di Indonesia, kota Baubau memiliki kain tenun dengan motif khas yang cantik dan sering dijadikan oleh-oleh incaran para wisatawan yang dayang.  Salah satu tempat wisata yang wajib dikunjungi ketika berada di Baubau adalah Kampung Tenun Warna Warni Sula'a. Desa Sula'a ini juga sering disebut sebagai "Kampung Tenun" karena menjadi penghasil terbesar kerajinan sarung tenun khas buton di Indonesia.


Akhir bulan Juni 2018 kemarin saya dan beberapa teman diajak oleh Pacific Paint untuk menyaksikan peresmian Kampung Tenun Warna-Warni tersebut, acaranya cukup ramai dihadiri oleh pejabat daerah setempat.

Melalui program CSR ( Corporate Social Responsibility), Pacific Paint telah memfasilitasi pengecatan 107 rumah adat Banua Tada Malige, 60 kapal nelayan dan juga membuat 50 mural.  Dan tentu saja semua warna-warni tersebut menggunakan cat glotex dan metrolite yang merupakan produk unggulan mereka. Bapak Suryanto Tjokrosantoso selaku Direktur dari Pacific Paint berkata, 'Kalau semua kapal nelayan itu dicat dengan menggunakan cat glotex yang warnanya cerah, harapannya ikan-ikan tersebut tidak akan susah didapat. Malah mungkin makin tertarik mendekati kapal karena warnanya yang cerah.'
Mural Tari Mangaru, Tarian penyambut tamu khas dari Baubau

Mural yang digambarkan di dinding rumah wargapun semua merupakan tradisi warga setempat, mulai dari gambar wanita menenun hingga tarian adatnya.  Dengan adanya warna-warni cantik dari Pacific Paint ini, semoga Kampung Tenun Warna-Warni ini semakin banyak dikunjungi sehingga menumbuhkan perekonomian masyarakat pesisir di kota Baubau juga.
Beliau ini menenun saat perkerjaan domestik di rumah sudah selesai, satu kain biasanya butuh sekitar seminggu pengerjaan

Di Kampung Tenun Warna-Warni ini sebagian besar masyarakatnya bermatapencaharian sebagai nelayan, sang istri biasanya bekerja di rumah sambil menenun. Bentuk rumah adatnya adalah rumah panggung, dan sang istri biasa menenun di bagian bawah rumah tersebut. Aneka warna kain tenun yang dijual, ada yang sudah dibuat menjadi sarung namun ada juga yang masih berwujud kain panjang.

Motifnya bermacam-macam, ada yang bercorak ramai, ada yang sudah mengalami penyesuaian jaman dan ada juga yang masih mengikuti corak lama. Salah satu corak tenun yang cukup tua adalah motif salur besar dan kecil yang berselang seling. Motif kain sarungnya khas, kotak-kotak biasanya untuk pria dan yang bergaris panjang untuk wanita. Oleh masyarakat Buton, kain tenun biasanya dipakai dalam setiap kegiatan upacara adat dan ritual keagamaan. Menurut mereka kalau tidak pakai kain tenun, maka upacara dan ritual tersebut akan dinilai kurang sakral.
Rumah panggung dengan tema motif tenun Baubau
Sedikit berbeda dengan kampung yang ini, wisatawan tidak bisa merasakan menjadi warga lokal dan menginap di desa tersebut. Tapi ada beberapa hotel yang bisa dipilih kok di Baubau.

TRANSPORTASI
Ada beberapa pilihan transportasi di Baubau, mulai dari taksi (yang terkadang tanpa argo), becak dan ojek (bukan online). Namun pilihan terbaik saya tetap sewa kendaraan sendiri, karena ada banyak lokasi yang cukup sulit dijangkau apabila tidak sekalian sewa kendaraan sendiri.


Lagi jalan-jalan ke Baubau?
Sempatkan mampir ke Kampung Tenun Warna Warni Topa, Sula'a Baubau ini juga ya. Beli cindera mata kain sarung khas Buton, dan kalau lagi beruntung bisa juga menjajal kain tenun seperti yang saya pakai ini. Menarik bukan?

A post shared by Lingling (@lindaleenk) on

You Might Also Like

10 comments:

  1. ini selain keindahan nya juga melestarikan kebudayaan indonesia yaitu kain tenun...

    ReplyDelete
  2. kalau ke bau bau jangan sampe ketinggalan mengunjungi kampung warna-warni nih...

    ReplyDelete
  3. pengalaman yang menyenangkan bisa mengunjuungi kampung warna-warni di kota bau-bau...

    ReplyDelete
  4. pasti seru bisa mengunjungi kampung warna-warni,sekaligus bisa belajar tenun...

    ReplyDelete
    Replies
    1. kemarin sih mereka belum menyediakan yang buat belajar tenun, semoga nanti ada satu yg dedicated buat belajar tenun. kalau yg lagi dikerjain trs dipegang wisatawan kan takut rusak ya :|

      Delete
  5. menarik banget jika bisa membuat kain tenun khas bau-bau,jadi pengen ke kampung warna-warni...

    ReplyDelete
  6. Aduuh. tenunnya cakeeepp

    ReplyDelete