#HappyTummy,

#HappyTummy: Kuliner masakan Papua di Jakarta

Friday, August 17, 2018 Linda Leenk 12 Comments


Papeda, masakan khas Papua
Beberapa dari kamu mungkin pernah menjelajah sisi timur Indonesia, khususnya Papua. Nah buat yang kangen dengan masakan khas Papua sekarang bisa lhoh makan masakan tersebut di Jakarta.

Sebenarnya cafe ini sudah buka cukup lama, namun dulu namanya berbeda dan lokasinya pindah lalu juga sekalian ganti nama menjadi Papoea By Nature.

LOKASI
Cafe yang menyajikan kopi dan kuliner khas Papua tersebut bernama Papoea By Nature. Sebelumnya cafe ini berlokasi di Kemang, nah sekarang pindah ke kawasan Pakubuwono Jakarta Selatan. Pas banget di depan apartemen Pakubuwono Residence itu.

Beberapa menu makanan berat yang ada di Papoea By Nature Jakarta
Cafe ini mendatangkan enam puluh persen bahan utama masakannya langsung dari Papua untuk diolah menjadi sajian masakan di Papoea By Nature. Bahan-bahan tersebut diantaranya ada jamur karang batu, ikan, juga kopi-kopinya yang dibeli langsung dari petani kopi di Papua.


MENU MAKANAN KHAS PAPUA

Ada beberapa masakan khas Papua yang sempat saya cicipi ketika mampir ke Papoea by Nature. Fyi masakan papua bumbu rempahnya tidak sekuat masakan di Jawa, juga biasanya masakan mereka banyak menggunakan sagu dan ikan. Jadi ya menu andalan cafe inipun seputar dua bahan itu. 

Jungle Roast Chicken
Jungle Roast Chicken, a marinated quarter chicken with coriander serve with Talas crushed, mix salad and orange sweet chilli sauce DR 125.000
Saat pertama disajikan ekspektasi saya ini adalah semacam ayam cabai hijau dengan taro butter smashed. Tapi ternyata ketika sampai di lidah masakan ayamnya cenderung manis (beda dengan rasa ayam bacem) dengan tekstur ayam yang lembut. Untuk taro butter smashednya sih buat lidah saya cukup untuk perpaduan tawar gurihnya, ayamnya aja yang kurang.

PAPEDA and Yellow Fish Soup
Papeda and Yellow Fish Soup, a seasoning sagoo pulp serve with Mackarell fish with yellow soup IDR 89.000
Primadona dari cafe ini adalah Papeda, salah satu masakan khas Papua. Sagu yang dimasak hingga berbentuk pasta dan diberi kuah kaldu yang berisikan potongan ikan makarel. Saya sempat mencoba papeda ini dan ternyata agak susah ya makan papeda pakai sendok, sepertinya harus pakai garpu supaya mudah memakannya. Rasanya ya kayak bubur sagu yang diberi kuah kaldu ikan, namun saya agak kurang cocok dengan kuahnya karena masih terlalu amis di lidah.

FRIED SAGOO WITH RED CURRY SOUP
Fried Sagoo with Red Curry Soup, a deep fried sagoo batter served with red curry mackarel fish IDR 99.000
Fried sagoo ini seharusnya dipasangkan dengan kuah kari berwarna merah yang ada difoto bersama papeda. Sagu goreng ini rasanya gurih dan mengingatkan saya akan cireng goreng. Kuah kari merah yang jadi pasangan si sagu goreng ini jadi favorit ketika kemarin saya di sana. Rasanya kayak kuah kari normal di Jawa, penuh rempah dan bumbu, kalau kata teman malah kayak kuah lontong sayur.  Buat saya sih si kuah cocok banget baik dipasangkan dengan sagu goreng ini maupun si papeda, karena rasa gurih asin sedikit pedasnya dapet.

FRIED RICE
Papoea By Nature juga punya comfort food buat yang bingung mau pesan apa tapi lagi laper yaudah akhirnya pilih nasi goreng aja. haha 😂
Fried Rice, a fried rice served with house pickled cucumber and carrot, purple potatoes chips, tomatoes, salad and egg sunny side up also Menado roa fish IDR 62.000
Nasi goreng ini teksturnya agak kering, disajikan bersama ikan roa khas Manado acar tomat dan mentimun, salad, telur dan keripik ubi ungu. Rasanya kayak makan nasi goreng rasa ikan, yang unik rasa dari si acar dan keripik ubi ungunya sih. Semisal ga ingin kena amis ikannya, bisa diganti dengan nasi goreng ayam (IDR 55.000) maupun jamur (IDR 39.000). 

BEEF CHIMICHURI
Setelah sehari sebelumnya makan steak bertemu masakan beef di Papoea By Nature ini kayak surga, seneng banget!
Beef Chimichuri, a beef sirloin served with chimichuri sauce, potato gratine and brussel sprout IDR 159.000
Beefnya disajikan dalam bentuk slice dan dimasak medium rare, lalu disajikan bersama sayuran dan potato gratin. Rasanya, enak banget! Daging sapinya lembut, mudah dikunyah dan juicy. Lalu bumbunya juga pas, dimasaknya pas lalu sayurannya juga enak masih renyah. Rekomend banget kalau pas di Papoea by Nature ini.

FISH IN BANANA LEAF
Fish in Banana Leaf, a marinated baramundi fish with tumeric and basil, serve with red rice and spicy green chilli sauce IDR169.000
Perpaduan ikan baramundi yang dibumbui dengan kunyit dan daun basil. Disajikan dengan nasi merah dan sambal hijau, terlihat enak ya? Sayang saya ga kebagian makanan ini, jadi belum tau rasa aslinya sepeti apa.

Selain makanan berat di atas, Papoea By Nature juga punya beberapa menu dessert yang wajib dicoba.

RAINFOREST ROLLS
Rainforest rolls, a rice paper roll with mix salad leaves, mix herbs, avocado, pumpkin, pomelo, edible flower and serve with Orange Sweet Chilli IDR 79.000

Makanan cantik ini awalnya saya kira semacam vegetables rollsnya masakan vietnam, terlihat mirip sih tapi ternyata berbeda. Isiannya ada pumpkin, sayuran dan avocado juga diberi edible flower. Nah rasanya tidak sekuat masakan vietnam, kayak vegetable roll tapi ini sedikit manis karena ada rasa orange dari sausnya.

BUAH MERAH SAGOO CANAPES WITH SEASONED CHICKEN
A pearl sagoo cooked with buah merah juice and spicy chicken serundeng, IDR 55.000
Salah satu masakan unik yang saya temui di Papoea By Nature ya ini. Sagu dimasak dengan jus buah merah dan diberi toping serundeng ayam pedas. Sekilas kalau menurut lidah saya rasanya adalah puding sagu dengan rasa buah merah yang diberi toping suwiran ayam yang sedikit pedas. Jadi yang berwarna orange itu dingin lalu ada suwiran ayam ditengah-tengahnya, terbayang ga rasanya? Untuk beberapa orang mungkin agak aneh ya perpaduan ini. 

GRILLED BANANA
Grilled Banana tossed in seasalt, chilli and fresh herbs IDR39.000
Pisang yang digrill bersama kulitnya, disajikan bersama potongan kue sagu. Kue sagu ini kayak kue dadar, tapi ini rasany asagu dan hambar. Lalu si pisang manis asin gitu, kalau makan harus barengan si kue sagu jadi pas rasanya.

FRIED GARLIC CASSAVA
Fried Garlic Cassava, a deep fried cassava seasoned with garlic and serve with sambal IDR 45.000
Cukup familiar ya dengan menu yang ini, singkong goreng yang dibumbui bawang dan digoreng kering. Lalu disajikan dengan sambal, bikin tangan ga berhenti menyolek si singkong dan memasukkannya ke mulut. 

DOUGHNUT BUAH MERAH
Doughnut with buah merah jam IDR 45.000

Donat dengan isian selai buah merah, untuk dessert manis yang satu ini buat saya agak gagal sih. Si donat terlalu wangi sehingga menutupi rasa si selai. Berulang kali saya coba buat merasakan si selai ini teksturnya gimana dan gagal, ketutup sama rotinya yang manis.

CARAMELISED COCONUT LIME SAGOO
Steamed sagoo wit caramelised coconut and lime leaf dust IDR 55.000
Satu lagi menu dessert unik dari Papoea By Nature, sagu kukus yang dijasikan bersama potongan karamel. Rasanya untuk lidah saya kayak puding rasa sagu yang cukup hambar lalu dipadukan dengan karamel sehingga jadi pas. Sekali lagi, menu ini mungkin bagi yang tidak terbiasa akan aneh. 

DURIAN EGGTART
Saya baru tau kalau eggtart (rontart/ kue lontar) sering dijadikan makanan ketika acara adat di Papua. Biasanya ketika acara adat penyajiannya akan alam bentuk yang lebih besar. Papua sebagai daerah yang memiliki banyak pohon durian menjadikan menu durian eggtart ini lazim disajikan di sana. 
Durian eggtart, Eggtart with durian paste IDR 40.000
Untuk rasa bagian luarnya terasa tebal dan sedikit keras, kemudian isiannya manis dan wangi khas durian. Cukup enak sih ini sebagai dessert, wajib banget dicobain

PURPLE YAM CROQUETTES POTATOES and SAYUR LILIN
A deep fried purple yams with sayur lilin with parsley crumbs IDR 49.000

Bola-bola ubi ungu ini rasanya kayak ubi ungu yang dihaluskan dan digoreng dengan tepung roti, lalu diberi isian potongan sayuran(?) Agak kurang yakin sih sebenarnya, jadi rasa manis si ubi ungu goreng berpadu dengan asin si isian tersebut.

Menjelajah Indonesia sisi tengah dan timur selalu menjadi bucketlist saya, dan syukurlah akhirnya sekarang bisa memberi cap kediri sendiri kalau sudah pernah kulineran masakan Papua.

Untuk minuman sepertinya akan cukup familiar ya dengan kopi wamena, karena dibeberapa kedai kopi juga ada yang menyajikan kopi nusantara tersebut.

Nah gimana, tertarik untuk mencoba kulineran masakan Papua seperti saya?
Untuk kamu yang ingin mencoba menu masakan khas Papua yang unik mulai dari papeda dan masakan yang menggunakan buah merah, silakan mampir ke Papoea by Nature. Kalau sudah mencoba, boleh loh berbagi cerita ke saya tentang pengalaman kamu makan di sana ;)

-----
Papoea By Nature
INSTAGRAM | WEB
Jl. Pakubuwono VI no. 77 Kebayoran Baru
Jakarta Selatan 12120
Telp: 021 22716633

You Might Also Like

12 comments:

  1. Makanan yang dicoba banyak banget
    *kenyang sampai Senin*

    ReplyDelete
  2. Replies
    1. aku yang udah digoreng aja deh haha

      Delete
  3. woh.. meski menu tradisional tapi penampilannya internasional..

    penasaran ama donat buah merah, secara buah merahnya sendiri kan sulit didapat yak..

    ReplyDelete
    Replies
    1. dan buahnya hanya ada di hutannya Papua

      Delete
  4. Nganu, harganya lumayan mahal juga ya, kak.
    ...

    "Nggak ada yang mahal. Kaw yang misqin."
    ...

    Aku paling cobain nasi goreng atau beef-nya aja, wkwkwk. Dessert-dessert-nya lucuk dan unik, tapi.

    ReplyDelete
  5. Wah, keren. Masakan Papua kini hadir di Jakarta. Sayangnya aq belum bisa nyobain, krn tinggalnya gak di sana wkwkwk...

    ReplyDelete
  6. Mbaaaa, pdhl tdnya aku udh mau kesana bulan ini. Penasaran ama papeda. Tapiiii jujur aja aku tuh kurang suka ikan sbnrnya. Kec kalo amisnya ga berasa, okelah.. . Tp krn kamu bilang agak amis, huaahahaha aku jd ragu2 mau kesana wkwkwkwk.. Duuuh kalo beneran amis, sayang amat ga kemakan :D. Galau jadinyaaa... Apa aku coba menu yg non ikan yaaa :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau kamu ga suka amis kayaknya musti ajak orang yang mau diajakin sparing makanan. Jadi kalau ga kemakan ada yang ngehabisin.

      Delete
  7. wahhh banyak banget jenisnya yah...tapi sayang belom ada ulat sagu yah hahhah

    ReplyDelete
  8. Makanan Papua yang udah ditata dengan modern kalau ini, ya. Saya penasaran banget dengan rasa papeda :)

    ReplyDelete