#HappyTummy: Makanan Rumahan di Lurik Coffee Kitchen Jakarta


Sudah lama ga main ke Lippo Mall Kemang, ternyata sekarang tempat makan di sana banyak ya.  πŸ˜†
Senin tanggal 23 Juli yang lalu saya menyempatkan main ke Lippo Mall Kemang demi bertemu dengan pasangan artis idola yaitu Ussy Sulistiawaty dan Andhika Pratama

Jadi pasangan yang suka bikin usaha ini sekarang punya restoran baru di Kemang, namanya Lurik Coffee & Kitchen. Tadinya sekilas dari nama resto, saya beranggapan interiornya bakal Jawa banget tapi ternyata agak berbeda.

LOKASI
Lurik Coffee Kitchen ini lokasinya ada di Lippo Mall Kemang UG Floor unit D-08, kalau bingung cukup tanya satpam Mall minta diarahkan ke avenue off stars. Letak cafenya cukup strategis karena bisa nonton yang live music juga disana.



DARI HOBI JADI BISNIS



Berbagai menu masakan yang ada di cafe ini pun terinspirasi dari resep masakan turun menurun dari keluarga mereka sendiri, jadi mbak Ussy ini ternyata hobinya masak dan punya beberapa menu andalan yang selalu disukai oleh teman-temannya. Makanya punya restoran kayak gini semacam menyalurkan hobi sekaligus memudahkan apabila teman-temannya ada yang rindu dengan masakan mbak Ussy.

PILIHAN MENU
Lalu bagaimana dengan pilihan menu masakannya?
Banyak! Beneran banyak dan bikin laper, haha..
Saat grand opening kemarin ada beberapa menu andalan yang dikeluarkan dan disediakan buat dicoba. Meski tidak semuanya sempat saya coba, namun ada beberapa menu yang menarik perhatian.

DORI SAMBAL MATAH IDR 68.000
Dori sambal matah, ikan dori yang lembut dibalut tepung. Diberi pelengkap butter rice dan sambal matah. Buat saya yang penyuka ikan ini langsung mencoba si ikan dori duluan. Sayang untuk ukuran lidah saya menu ini terlalu asin. Pedasnya cukup hanya saja terlalu asin. Memang harus dimakan bareng dengan butter ricenya biar asin dari si ikan dori agak tertutup.

NASI RAMES LIDAH MERCON (disajikan dengan sayur lodeh namun tidak terfoto) IDR 68.000
Ada beberapa pilihan menu nasi rames yang tersedia di Lurik Coffee and Kitchen, dan yang saya makan ini adalah Nasi rames lidah mercon. Terus terang ini pertama kalinya saya makan lidah sapi, dan ternyata teksturnya empuk banget yha. Hanya saja buat saya yang terbiasa makan- makanan dengan judul mercon itu kan biasanya puedes banget, nah yang ini kurang pedas. Untuk tempe mendoan dan acarnya masih dalam standar enak dan pas, ga keasinan ga kegosongan. Lalu untuk sayur asemnya, di Lurik Coffee and Kitchen ini kuahnya agak berbeda karena dikasih santan. Seinget saya sayur asem kan biasanya kuah bening ya? Tapi tetap segar sih. Oh iya porsi menu nasi ramesnya ini cukup besar, satu porsi bakalan kenyang banget sih.
SANDWICH NENG USSY  IDR 58,000
Sandwich ini menu incaran saya dari awal, dalam satu porsi ada empat buah potongan sandwich. Roti bakar tebal khas bandung diisi dengan daging asap, sayuran, telur, keju dan juga mayonnaise (ada dua jenis mayonnaise dalam satu roti). Porsinya cukup mengenyangkan buat lambung saya ini, apalagi disajikan bersama kentang goreng. FYI menu di Lurik Coffee Kitchen ini sepertinya sering menggunakan butter dan mentega. Kentang gorengnya berasa banget kalau digoreng pakai mentega, jadinya super asin dan kurang kering gitu. Sayang banget sebenarnya karena si sandwich ini juga rasanya sudah pas.
NASI GORENG TOMYUM IDR 58.000
Tom yam biasanya menjadi menu andalan saya kalau sedang bingung mau makan apa. Dan di Lurik Cofee and Kitchen ini kamu bisa menemukan nasi goreng dengan rasa bumbu tomyam. Nasi goreng yang dimasak dan dibumbui tomyum ini disajikan bersama telur dadar dan kerupuk udang. Rasanya tidak terlalu spesial karena sepertinya malah kurang bumbu, sebenarnya enak tapi kayak kurang nendang aja bumbunya. Tapi seafoodnya enak sih, pas dan ga keasinan.

Ada beberapa menu lain yang disajikan seperti sop iga, mie merah, namun karena saya ga mencicipi jadi ya bisa direview juga.  Selain itu kalau mencontek dari daftar menu Lurik Coffee and Kitchen, ada menu lainnya yang khas Indonesia seperti Lidah Saus Tiram, Cumi Saus Hitam, Buntut Balado, Ikan Asin Jamba Roti Balado serta ada pula Sate Maranggi yang disajikan dengan bubu khusus khas dari restoran ini.
ES MUMUW (yang harusnya dikasih ice cream) IDR 40.000
Tidak ada hanya makanan namun Ussy juga meracik sendiri menu minuman yang ada di Lurik Coffee and Kitchen, bahkan ada menu khas pasangan ini yang dinamakan Es Mumuw dan Pupuw. Saya sempat mencoba sih si Es Mumuw ini, bahkan sempat berantem sama Aris kenapa minuman ini ga manis. Ternyata ya memang minuman yang kami terima ini berbeda dengan yang di menu, seharusnya es Mumuw itu ada ice cream floatnya tapi yang kami terima polosan aja gitu, makanya ga manis. Sudah berantem salah semua pula.. πŸ˜‚πŸ™ˆ

INTERIOR
Secara ambience saya suka banget sama tempat ini, beberapa spot bisa dibilang instagramable. Sebenarnya saat grand opening kemarin saya masih belum puas mencoba makanan dan menikmati ambiencenya.
Sudah menjadwalkan buat meeting disinipun juga ga kejadian karena ternyata kerjaan lagi ga bisa dibawa jauh-jauh dari kantor. Tapi sepertinya bakal cukup menyenangkan sih buat nongkrong di sini, apalagi ada bagian outdoornya yang bisa sambil nonton live music.
FYI lagi ada promo free coffee selama masa grand openingnya ini
Tertarik untuk mampir kesini juga?
Selama masa grand opening ini kayaknya bakal sering ketemu sama mbak Ussy di restoran, beliau benar-benar ingin mengumpulkan banyak feedback dari pengunjung. Jadi silakan mampir, siapa tau bisa sekalian foto bareng sama dua orang idola ini ;).

Setelah Lurik Coffe and Kitchen, Ussy dan Andhika juga bakal membuka resto kedua yang diberi nama Bakoel Ussy dan lokasinya di kawasan Cawang. Penasaran ga? Saya sih penasaran soalnya deket banget yang ini kalau dari rumah. πŸ™ˆπŸ˜‚πŸ˜‚


-----
Lurik Coffee Kitchen
Instagram
Lippo Mal Kemang UG Floor Unit D-08
Jakarta

#Lingtrip : Berkeliling Lawang Sewu Semarang


Sebagai orang yang menghabiskan masa sekolah di Semarang, saya malu belum pernah masuk ke Lawang Sewu. 

Pernah pada masanya selama tiga tahun saya melewati Lawang Sewu, tapi ya hanya lewat saja. Tak ada kesempatan dan keberanian buat masuk kesana. Selain karena sewaktu sekolah dilarang buat pulang lebih dari jam 7 malam, jadinya ya pulang sekolah kalau tidak ada les saya langsung pulang.

Ketika sudah kuliah dan kerja merantaupun tak pernah ada kesempatan buat benar-benar jadi turis di kota sendiri, sampai akhirnya kesempatan itu datang. (terharu)πŸ˜… Sebagai ibukota Jawa Tengah, Semarang memiliki beberapa wisata kuliner dan budaya yang khas. Salah satu peninggalan Belanda yang memiliki daya tarik tersendiri bagi wisatawan adalah Lawang Sewu. Bangunan bersejarah yang menawarkan cerita tentang sejarah kereta api di Indonesia, karena  ternyata dulunya Lawang Sewu ini merupakan pusat kereta api di Indonesia.
Dari Lawang Sewu bisa langsung ke Tugu Muda
LOKASI
Lawang Sewu terletak di Komplek Tugu Muda, jalan Pemuda Semarang.

Objek wisata ini selalu ramai setiap harinya, baik hari libur maupun hari biasa. Lokasinya pas sekali berhadapan dengan Tugu Muda Semarang, jadi mudah ditemukan. Aksesnya pun mudah, mau pakai kendaraan pribadi maupun angkutan umum bisa.


SERIBU PINTU, LAWANG SEWU
Semarang memang terkenal sebagai kota yang memiliki udara cukup panas, untuk pergi jalan-jalan wisata di sini memang memerlukan kesadaran penuh agar mau bersahabat dengan matahari. Cuaca panas dan lembab cukup menguras energi kami yang harus berkeliling kota Semarang ini, tapi kami tetap bisa happy karena ya jalan bareng teman-teman gimana ga bahagia coba?

Lawang Sewu terdiri atas lima bangunan yang terbagi-bagi dan diberi nama sesuai abjad ABCDE, tapi kemarin kami hanya masuk ke dua bagian gedung saja (kalau tidak salah ya, saya agak lupa).
Guide kami hari itu
Lawang Sewu sendiri merupakan bangunan kuno peninggalan jaman Belanda yang dibagun di tahun 1904. Dulunya bangunan ini digunakan sebagai kantor pusat perusahaan kereta api (trem) penjajah Belanda atau Nederlandsch Indishe Spoorwed Naatschappij (NIS). Gedungnya terdiri dari tiga lantai dan memiliki banyak jendela tinggi dan lebar, jumlahnya tidak sampai seribu namun mendekati seribu makanya dijuluki Lawang Sewu.
Ada yang cantik juga di dalam Lawang Sewu
Oh iya, Lawang Sewu sempat mengalami pemugaran karena lama tidak diurus. Setelah proses pemugaran selesai, akhirnya tanggal 5 Juli 2011 Lawang Sewu dibuka lagi untuk umum. Lawang Sewu biasanya dikenal dengan yang mistis-mistis dan berhantu, tapi tenang saya ga akan bahas itu kok di sini.

Saran: Waktu terbaik untuk berkunjung ke Lawang Sewu adalah pagi sebelum jam 12 siang, atau sore hari. Kalau mau wisata malam ada paketnya sendiri sih, tapi ya saya ga berani. 
Selesai mendengarkan cerita sejarah Lawang Sewu kita bisa ngapain lagi di sana?
Tentu saja berfoto-foto, menyaksikan megahnya arsitektur klasik yang ada di Lawang Sewu ini menarik lhoh. Ada banyak cerita sejarah perkembangan kereta di Indonesia yang bisa disaksikan di sini. Langit-langit bangunan yang tinggi dan banyaknya daun pintu dan jendela bikin jadi banyak spot buat berfoto yang cakep. Ga heran beberapa pasangan ada yang menggunakan tempat ini untuk foto prewedding. Ada juga toko oleh-oleh bagi yang ingin membeli souvenir khas dari Lawang Sewu, sayang kemarin kami harus segera pindah lokasi. Kelupaan deh buat belanja oleh-olehnya. πŸ˜₯
Rasanya jadi anak kecil lagi lihat miniatur kayak gini, pingin banget dimainin
Sambil berkeliling sambil ootd an :)

Kenal dengan bapak satu ini?

Bisa sambil mendengarkan dongeng tentang sejarah kereta api di Indonesia

Jadi berapa timbangan mbak Tery sekarang?

Menurut cerita dari guide yang menemani kami berkeliling, gedung ini juga menjadi saksi pertempuran Angkatan Pemuda Kereta Api (AMKA) melawan penjajah Jepang. Jadi saat pertempuran terjadi, ada banyak pemuda yang gugur dan dimakamkan di halaman gedung. Namun sekarang makam para pemuda tersebut sudah dipindahkan ke Taman Makam Pahlawan kok.

Tertarik untuk mampir ke Lawang Sewu juga?
Jam operasional Lawang Sewu buka mulai jam 07.00 - 21.00 WIB dengan harga tiket yang cukup terjangkau yaitu Rp. 10.000 (dewasa) dan Rp. 5.000 (anak usia 3-12 tahun/ pelajar SD s/d SMA).

Selesai berkeliling Lawang Sewu bisa jajan es dawet yang ada di luar gedung, percayalah ini segar banget diminum apalagi Semarang bawah terkenal panas banget kan. Harganya juga ga mahal kok, dan yang pasti menyegarkan.


#Lingtrip: Belanja Sarung Buton di Kampung Tenun Warna Warni Baubau


Dua minggu yang lalu saya sempat menutup bulan Juni dengan perjalanan penuh tawa ke daerah Sulawesi Tenggara, tepatnya di kota Baubau. Sebenarnya saya sengaja datang lebih dahulu dari rombongan demi bisa sedikit bersantai, dan dipostingan kali ini kita bahas tentang Kampung Tenunnya dulu saja ya.

KOTA BAUBAU
Butuh sekitar enam jam perjalanan lewat udara (termasuk transit) untuk menuju kota Baubau ini. Kemarin perjalanan saya dimulai dari Jakarta - Makassar - Baubau



Kota Baubau terletak di Pulau Buton, Sulawesi Tenggara dan kota ini merupakan peringkat ke- 8 kota terbesar di Sulawesi berdasarkan jumlah populasi penduduknya.  Biasanya kalau mendengar kata Sulawesi Tenggara, orang akan berpikir tentang wakatobi. Nah ternyata ada kota bernama Baubau di pulau Buton yang memiliki beberapa tempat wisata budaya maupun alam yang menarik buat dikunjungi.


KAMPUNG TENUN WARNA WARNI

Sama seperti daerah lain di Indonesia, kota Baubau memiliki kain tenun dengan motif khas yang cantik dan sering dijadikan oleh-oleh incaran para wisatawan yang dayang.  Salah satu tempat wisata yang wajib dikunjungi ketika berada di Baubau adalah Kampung Tenun Warna Warni Sula'a. Desa Sula'a ini juga sering disebut sebagai "Kampung Tenun" karena menjadi penghasil terbesar kerajinan sarung tenun khas buton di Indonesia.


Akhir bulan Juni 2018 kemarin saya dan beberapa teman diajak oleh Pacific Paint untuk menyaksikan peresmian Kampung Tenun Warna-Warni tersebut, acaranya cukup ramai dihadiri oleh pejabat daerah setempat.

Melalui program CSR ( Corporate Social Responsibility), Pacific Paint telah memfasilitasi pengecatan 107 rumah adat Banua Tada Malige, 60 kapal nelayan dan juga membuat 50 mural.  Dan tentu saja semua warna-warni tersebut menggunakan cat glotex dan metrolite yang merupakan produk unggulan mereka. Bapak Suryanto Tjokrosantoso selaku Direktur dari Pacific Paint berkata, 'Kalau semua kapal nelayan itu dicat dengan menggunakan cat glotex yang warnanya cerah, harapannya ikan-ikan tersebut tidak akan susah didapat. Malah mungkin makin tertarik mendekati kapal karena warnanya yang cerah.'
Mural Tari Mangaru, Tarian penyambut tamu khas dari Baubau

Mural yang digambarkan di dinding rumah wargapun semua merupakan tradisi warga setempat, mulai dari gambar wanita menenun hingga tarian adatnya.  Dengan adanya warna-warni cantik dari Pacific Paint ini, semoga Kampung Tenun Warna-Warni ini semakin banyak dikunjungi sehingga menumbuhkan perekonomian masyarakat pesisir di kota Baubau juga.
Beliau ini menenun saat perkerjaan domestik di rumah sudah selesai, satu kain biasanya butuh sekitar seminggu pengerjaan

Di Kampung Tenun Warna-Warni ini sebagian besar masyarakatnya bermatapencaharian sebagai nelayan, sang istri biasanya bekerja di rumah sambil menenun. Bentuk rumah adatnya adalah rumah panggung, dan sang istri biasa menenun di bagian bawah rumah tersebut. Aneka warna kain tenun yang dijual, ada yang sudah dibuat menjadi sarung namun ada juga yang masih berwujud kain panjang.

Motifnya bermacam-macam, ada yang bercorak ramai, ada yang sudah mengalami penyesuaian jaman dan ada juga yang masih mengikuti corak lama. Salah satu corak tenun yang cukup tua adalah motif salur besar dan kecil yang berselang seling. Motif kain sarungnya khas, kotak-kotak biasanya untuk pria dan yang bergaris panjang untuk wanita. Oleh masyarakat Buton, kain tenun biasanya dipakai dalam setiap kegiatan upacara adat dan ritual keagamaan. Menurut mereka kalau tidak pakai kain tenun, maka upacara dan ritual tersebut akan dinilai kurang sakral.
Rumah panggung dengan tema motif tenun Baubau
Sedikit berbeda dengan kampung yang ini, wisatawan tidak bisa merasakan menjadi warga lokal dan menginap di desa tersebut. Tapi ada beberapa hotel yang bisa dipilih kok di Baubau.

TRANSPORTASI
Ada beberapa pilihan transportasi di Baubau, mulai dari taksi (yang terkadang tanpa argo), becak dan ojek (bukan online). Namun pilihan terbaik saya tetap sewa kendaraan sendiri, karena ada banyak lokasi yang cukup sulit dijangkau apabila tidak sekalian sewa kendaraan sendiri.


Lagi jalan-jalan ke Baubau?
Sempatkan mampir ke Kampung Tenun Warna Warni Topa, Sula'a Baubau ini juga ya. Beli cindera mata kain sarung khas Buton, dan kalau lagi beruntung bisa juga menjajal kain tenun seperti yang saya pakai ini. Menarik bukan?

A post shared by Lingling (@lindaleenk) on

Pasang Eyelash Extensions di PK Beauty Space Gandaria


Hasil eyelash extension di PK Beauty Space
Siapa di sini yang ga telaten pasang bulu mata palsu?
(ngaca)
Oke, saya termasuk dalam grup cewek yang ga sabaran buat pasang bulu mata palsu.
Makanya seneng banget begitu dikenalkan dengan yang namanya eyelash extensions. Buat saya cukup memudahkan dan mengurangi step 'ready to go' karena ya ga perlu repot-repot jepit bulu mata dan pakai mascara lagi. 

Minggu lalu, setelah semua kesibukan trip dan acara kantor akhirnya saya  bikin janji juga buat treatment di salah satu studio eyelash extension di kawasan gandaria. Fyi saya di sini diberi kesempatan oleh Clozette Indonesia untuk mereview beberapa treatment yang ditawarkan oleh PK Beauty Space cabang Gandaria.

LOKASI
PK Beauty Space cabang gandaria ini lokasinya sudah ada di google maps, tapi entah kenapa ya kemarin saya 'agak' nyasar juga. Akhirnya jadi tau kalau lokasinya ada di lantai 2 dari restoran Zin Hokkaido Gandaria. Atau kalau mau lebih gampang, restoran yang letaknya seberang indomaret. (Patokan ini jujur lebih mudah hahaha)



Sampai di lokasi langsung saja naik lift dan menuju ke lantai dua tempat PK Beauty Space berada. Selain di Gandaria, PK Beauty Space juga ada di Cipete, Karet dan Senopati. Saat ini cabangnya memang baru ada di sekitaran Jakarta saja, semoga nanti makin banyak ya cabangnya.

TREATMENT
Sampai di PK Beauty Space saya di sambut dengan interior yang ramah oleh pegawainya, dan juga interior studio yang caem banget. Eh iya, buat yang belum tau PK Beauty Space ini adalah studio yang melayani treatment untuk eyelash extension, lash lift dan nail treatment. Mereka juga menjual beberapa produk skincare beserta eyelash care yang bisa kamu beli dan gunakan.
Selesai konfirmasi saya langsung menuju ke ruang tunggu studio yang jadi satu dengan ruang treatmentnya.  Eits meskipun jadi satu tapi tempatnya nyaman banget lhoh, dan begitu sampai langsung ditawari minum serta konfirmasi ulang tentang treatment yang dipilih.

CAMELIA NATURAL EYELASH EXTENSION
Buat yang masih ragu-ragu dengan eyelash extension bisa mulai dengan treatment lash lift atau bisa juga dengan natural eyelash extension. Dua treatment ini cocok banget buat dipakai harian karena (biasanya) hasil akhir dari treatment tidak berlebihan dan hasilnya tetap bikin mata jadi tambah cakep.

Waktu di PK Beauty Space, treatment yang saya dapatkan adalah camelia natural eyelash extension. Saya yang sudah terbiasa dengan natural eyelash extension ini sudah langsung tau sih mau ukuran eyelash yang berapa mm. Oh iya biasanya ukuran eyelash extension yang ditawarkan beragam mulai dari 9-15mm, tergantung kebutuhan. Saran saya sih jangan lebih dari 11mm, kecuali kamu nyaman dengan tampilan mata yang (terlalu) kelihatan habis dipasang bulu mata palsu.

Saya sendiri terbiasa dengan ukuran 11mm dan tingkat kelentikan natural, tapi karena sedang ingin sedikit centil kemarin waktu di PK Beauty Space saya pilih yang versi curly dengan ukuran yang masih sama.

Biasanya di beberapa studio eyelash yang pernah saya datangi, untuk pemasangan kursinya agak berbeda. Tapi di PK Beauty Space ini kursinya nyaman banget. Di sini mereka menggunakan auto reclining sofa yang super nyaman dan juga selimut yang halus. Untuk pemasangannya eyelash nya sendiri membutuhkan waktu sekitar 1,5 - 2jam, dan kemarin saya agak lama karena harus remove dulu sisa eyelash extension yang sebelumnya.
Sebelum pasang yang baru, sisa eyelash extension yang lama dibersihkan dulu
Setelah dibersihkan ketauan deh bulu mata aslinya pendek-pendek :))
Proses dilanjutkan dengan pemasangan eyelash extension oleh terapis PK Beauty Space
Camelia Natural Eyelash Extension ini agak berbeda dengan yang treatment eyelash yang saya lakukan, di sini mereka akan menempelkan lebih dari satu helai eyelash ke helai eyelash asli. Tetapi bulu mata yang digunakan halus dan ringan kok, jadi hasil akhirnya ya masih cukup natural dan tidak berlebihan.
Hasil akhir si Camelia Natural Eyelash Extension
GEL POLISH
Treatment kedua yang saya dapatkan dari PK Beauty Space adalah gel polish, ini pertama kalinya saya pakai cat kuku yang gel. Agak ragu-ragu sih di awal, takut ga betah. Pemilihan warna yang saya inginkan sudah dilakukan sebelum proses pemasangan eyelash, dan treatment gel polish ini dilakukan berbarengan dengan ketika proses eyelash berlangsung. (biar ga kelamaan juga selesainya)
Beberapa pilihan warna untuk gel polish
Saya pilih dua warna, tosca dan glittery
Agak norak karena baru pertama kali nyobain yang pakai alat begini, ternyata agak panas ya :))
EYELASH NOURISHING LOTION

Seperti yang saya tulis sebelumnya, studio PK Beauty Space juga menjual beberapa produk perawatan eyelash. Salah satu produk unggulan mereka adalah Biomooi Eyelash Nourish Lotion. Produk ini adalah lotion untuk bulu mata yang memiliki kandungan Arthred, Panax Ginseng Root Extract dan bahan alami lainnya. Formulanya khusus memang didekasikan untuk membantu memperkuat bulu mata, apalagi yang sering pasang eyelash extension. 

Packagingnya cukup manis dengan dominasi warna kuning yang cerah dan informasi yang cukup lengkap di belakang kardusnya. Bentuk produknya setelah dibuka juga cukup gemas, seperti eyeliner. Aplikatornya berbentuk kuas tipis dan lembut, dipakainya pun mudah cukup dioleskan kebagian (mendekati) akar bulu mata.
Bentuknya sekilas kayak eyeliner

Tekstur si Biomooi eyelash nourish lotion ini juga seperti gel lotion biasa, tidak berwarna dan tidak mengandung oil. Jadi tidak akan membuat eyelash extensionmu rontok. Kalau untuk hasilnya, menurut terapis di PK Beauty Space akan terlihat dalam dua minggu pemakaian. Namun karena ini belum ada dua minggu dan eyelash extensionnya juga masih cukup penuh, jadi belum bisa kasih testimoni yang lengkap. Nanti diupdate lagi yak!
A post shared by Lingling (@lindaleenk) on


WISH FORMULA C200

Salah satu produk andalan yang dijual di PK Beauty Space juga ada C200 Bubble Peeling Pad dari Wish Formula. Produk ini digunakannya untuk wajah ya, jadi ini adalah produk untuk peeling/ exfoliation agar kulit mati di wajah terangkat gitu. Dengan menggunakan C200 Bubble Peeling Pad ini nantinya bisa mencerahkan kulit wajah, trus penggunaannya juga mudah dan ga bikin sakit.

Cara pakainya cukup mudah, ambil pad yang ada di dalam kemasan. Tuangkan peeling base ke pad tersebut, remas dan buat banyak gelembung busa. Usapkan gelembung tersebut dengan menggunakan pad yang tersedia ke seluruh wajah selama 1 menit, kecuali area mata dan bibir. Selesai dengan proses eksfoliasi, balik sisi pad tadi ke bagian yang halus. Lakukan gerakan tepuk-tepuk pelan agar vitaminnya bisa terserap dengan baik ke kulit wajah. Setelah selesai bisa dibilas.

Selesai dengan proses eksfoliasi jangan lupa aplikasikan produk skincare seperti soothing gel dan semacamnya, agar hasilnya lebih maksimal.

Dan itulah cerita pengalaman saya treatment di  PK Beauty Space Gandaria. Buat kamu yang penasaran ingin mencoba, mengecek lokasi dan mengintip pricelistnya bisa langsung ke instagram PK Beauty Space maupun ke websitenya.

Hasil akhir bikin happy

-----
PK Beauty Space
Eyelash Extensions by PK
Web | Instagram


Oleh-oleh Buka Puasa Ramadan Lalu


Bulan puasa biasanya menjadi ajang kita buat bertemu dengan teman lama maupun teman baru. Pertemuan yang didasarkan buka puasa bersama ini terkadang juga menjadi ajang buat mendapatkan 'update' atas kehidupan masing-masing pesertanya, terutama yang tema buka puasanya reuni atau bertemu teman lama.

Kadang suka seru aja mendengarkan cerita teman-teman lama, ga jarang kami suka mengingat kejadian-kejadian lucu di saat umur masih lebih muda. HAHA. Dari pertemuan buka puasa bersama ini, tak jarang ada juga yang sharing tentang asuransi maupun MLM. Saya sebenarnya bukan yang anti-anti banget dengan hal tersebut, namun di lapangan sering banget bertemu dengan sales representative yang terlalu agresif dan malah bikin malas.

Lalu adakah cara lain yang lebih bisa diterima untuk mereka yang ingin berjualan ini agar tidak menggangu? Ada sih caranya adalah dengan menggunakan pendekatan yang lebih halus dan tidak memaksa. Toh ketika memang merasa butuh, orang akan dengan sukarela menggunakan produk tersebut. Nah mumpung agak kesentil dengan sales yang suka bikin sebel, sekalian aja yuk saya cerita tentang oleh-oleh dari buka puasa dua minggu yang lalu.

Kamis 7 Juni 2018 kemarin saya tidak sengaja ikut acara buka bersama di BUSS HQ, Neo Soho Capital, Jakarta Barat. Acara buka puasa tersebut ternyata berbarengan dengan seminar dari Allianz dengan tema #IamLifeChanger. Asuransi maupun perencanaan keuangan yang baik memang penting bagi siapa saja. Acara yang kurang lebih membicarakan produk terbaru keluaran dari Allianz ini sebenarnya menarik, dan produknya kali ini dikhususkan menyasar ke kaum milenial yang mungkin tidak semuanya paham dan peduli dengan asuransi.
#IamLifeChanger ditargetkan untuk kaum milenial dan bertujuan membuat mengubah mindset mengenai agen asuransi yang agresif dan menggangu. Dari pihak mereka pun sepertinya memang telah melakukan market research yang cukup lama demi produk terbarunya ini.

Pendekatan yang dilakukan pun juga terlihat lebih baik, ada komunitas tersendiri untuk agen-agen #IamLifeChanger ini. Juga mulai muncul di beberapa acara lifestyle seperti lari dan gaya hidup sehat lainnya.


Selesai seminar, acara kemudian dilanjutkan dengan buka puasa dan sesi sharing dengan beberapa agen #IamLifeChanger. Sesi sharing ini sebenarnya menarik, hanya sayang waktunya kurang dan saya belum mendapatkan jawaban yang memuaskan atas penasaran saya.

Produk baru ini memang ditargetkan untuk kaum milenial, tapi seberapa besar kaum tersebut mau dan peduli menyisihkan uang mereka untuk asuransi? Apalagi ketika mendengarkan contoh yang dipakai adalah kaum milenial dengan gaji yang cukup besar dan cicilan yang juga lumayan memotong uang bulanan mereka. Kaum milenial sisi manakah yang sebenarnya menjadi target dari #IamLifeChanger ini? Haha banyak juga pertanyaan saya yang belum terjawab.

Nah apakah kamu sudah memiliki asuransi? Pakai asuransi apa?